Lautaro Martinez. (FOTO: Getty Images)

Siasat Barcelona yang menawarkan enam pemainnya sebagai ganti untuk menebus banderol harga Lautaro Martinez sebesar 111 juta Euro atau setara dengan Rp 1,7 triliun, membuat Inter Milan sepertinya tertarik.

Namun, Nerazzuri punya potensi mengalami kerugian dan bisa menyesal pada akhirnya.

Sebelumnya, tawaran itu diajukan karena El Barca merasa keberatan untuk membayarkan klausul pelepasan Lautaro Martinez yang digadang-gadang menjadi suksesor Luis Suarez.

Adapun enam pemain yang diajukan yakni Ivan Rakitic, Samuel Umititi, Nelson Semedo, Junior Forpo, Jean-Clair Todibo dan Arturo Vidal.

Nama Samuel Umititi dan Nelson Semedo bisa sangat bermanfaat bagi lini belakang Inter Milan, mengingat mereka juga masih berusia 26 tahun.

Adapun Ivan Rakitic dan Arturo Vidal bisa menjadi andalan lini tengah Antonio Conte di Stadion Giuseppe Meazza, meskipun usia keduanya sudah lebih dari 32 tahun.

Adapun dua nama lainnya merupakan pemain muda minim jam terbang. Dilansir dari laman Mundo Deportivo, Inter Milan bisa kehilangan kesempatan untuk memboyong Lionel Messi dari Stadion Camp Nou.

Sebab kehadiran Lautaro Martinez membuat La Pulga akan memilih bertahan di Barcelona, karena keduanya sama-sama merupakan penggawa Tim Nasional Argentina.

Padahal Lionel Messi bisa saja pergi dari skuad asuhan Quique Setien di bursa transfer musim panas ini jika Lautaro Martinez gagal didapatkan Barcelona.

Perengkuh gelar individu pemain terbaik dunia atau Ballon d’Or sebanyak enam kali itu memiliki klausul di kontraknya untuk pergi dari klub yang bemarkas di Camp Nou tersebut.

Inter Milan menginginkan jasa Lionel Messi meski usianya sudah menginjak 32 tahun.

Kapten Barcelona itu bisa menjadi andalan La Beneamata untuk berebut gelar scudetto Serie A Italia bersama Juventus yang diperkuat Cristiano Ronaldo, kompetitor lama Lionel Messi di LaLiga Spanyol.

Dikabarkan juga di tahun 2008 lalu, Inter Milan nyaris memboyong Lionel Messi. Namun suami dari Antonella Roccuzzo itu memilih setia bersama Blaugrana.

Kini kesempatan kedua hadir, di saat Barcelona mengalami masalah finansial di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Jangan sampai Inter Milan mengalami kerugian yang tidak ternilai dan penyesalan dengan melewatkan kesempatan memboyong pemain terbaik dunia 2019 itu.