Persebaya Surabaya sukses menggelar acara launching skuat yang berlangsungd di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (08/02/20) lalu.

Perayaan hari ulang tahun (HUT) Persebaya Surabaya ke-93 di tahun ini rencanannya akan dilaukan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Situasi pandemi Covid-19 yang masih merajalela di Indonesia membuat Green Force akan menggelar acara memperingati hari jadi secara online dengan mengusung tema ”Kangen”.

Dilansir dari laman Indosport.com, Tim KreatifPersebaya nantinya akan membuat hastag #KAN93N dalam perayaan HUT Persebaya Surabaya ini.

Kerinduan memang sedang dialami para pendukung Bajol Ijo yang harus menerima penghentian kompetisi sementara dari PSSI sejak Maret lalu hingga saat ini.

Sehingga, Bonek dan Bonita sudah hampir tiga bulan tidak menyaksikan Hansamu Yama dan kolega bermain bola di Satdion Gelora Bung Tomo.

Angka 93 juga pas menjadi pengganti huruf dalam kata ”Kangen” tersebut.

Fans Relation Manager Persebaya Surabaya, Sidik Tauleka mengungkapkan meskipun secara online, pihaknya berharap perayaan HUT klub ke-93 ini teetap meriah.

Satu di antaranya, dia bersama timnya menggadakan challenge chant kangen untuk para suporter.

Tantangan itu nantinya diharapkan bisa diikuti penggemar Persebaya Surabaya di Instagram dengan hastag yang sudah ditentukan tersebut.

Bonek dan Bonita bisa mengungah video chant mereka di platform jejaring sosial itu.

”Video nge-chant online itu monggo diupload di Instagram, dilengkapi dengan hastag #KAN93N Mbonek,” kata Sidik Tualeka.

Adanya tantangan ini diharapkan para Bonek dan Bonita juga banyak bergerak dalam membuat chant.

Dalam 93 detik Hal itu diharapkan juga sebagai sarana berolahraga agar tetap fit di tengah pandemi Covid-19.

”Yang paling banyak akan mendapatkan hadiah menarik dan kesempatan berlatih bersama pemain dan pelatih Persebaya,” lanjut pria yang akrab disapa Alex ini.

Bonek dan Bonita dalam perayaan HUT Ke-93 Persebaya Surabaya ini  jugabisa mengikuti lomba kreasi logo ”Wong Mangap”.

Lomba ini dipelopori oleh  Dahlan Iskan di kaus maupun atribut suporter. Lomba ini menuntut kreasi dari desain para penggemar klub kebanggan warga Kota Surabaya ini.