Georginio Wijnaldum. (FOTO: Getty Images)
Gelandang Liverpool asal Belanda, Georginio Wijnaldum mengaku bangga dengan tindakan yang dilakukan Trent Alexander-Arnold dan Raheem Sterling dalam memerangi rasisme.
Wijnaldum yang kini berusia 29 tahun, merasa bersyukur karena ada dua pemain muda yang begitu vokal untuk mendukungan gerakan Black Lives Matter.
“Saya sangat bangga, mereka begitu vokal. Ketika orang lain melihat mereka vokal, mereka juga akan menginginkannya,” kata Wijnaldum kepada Sky Sports.
“Mereka adalah pemain sepak bola terkenal, jadi ketika orang melihat mereka membicarakannya, mereka akan secara otomatis berpikir ‘jika mereka bisa melakukannya, kami juga bisa melakukannya’,” ujarnya.
Wijnaldum bukannya tidak aktif dalam memerangi rasisme. Pada tahun lalu, dirinya mengutarakan siap untuk keluar dari lapangan, jika dilecehkan selama pertandingan.
Pada tahun yang sama, Wijnaldum juga menjadi penggerak utama dalam gerakan anti rasisme di sepak bola Belanda.
Hal itu dibuktikan saat dirinya melakukan selebrasi dengan Frenkie De Jong, setelah mencetak gol bagi Timnas Belanda, dan menunjukkan perbedaan warna kulit mereka.
Melalui selebrasi itu, Wijnaldum memberi pesan bahwa warna kulit tidak berpengaruh di sepak bola dan kehidupan secara umumnya, karena semua manusia sama.
“Ini contoh yang bagus, mereka memberikan contoh kepada semua orang untuk berbicara dan tidak takut,” tutupnya.